Penetrasi Barat di dunia Islam

BAB I PENDAHULUAN

Penetrasi menurut makna bahasanya adalah memasuki, menerobos atau menembus. Penetrasi Barat di dunia Islam disini akan membicarakan mengapa dan bagaimana langkah-langkah Barat dalam memasuki dunia keislaman baik dalam ideology, pemahaman dan kehidupan masyarakat muslim. Untuk mencari akar kapan dan dari mana dimulainya penetrasi ini, maka kami akan mencoba untuk mengangkatnya dari masa sebelum dan sesudah perang salib.

Masa sebelum perang salib ( Barat mencari jiwa Kristen baru )

Periode yang dikenal dengan abad kegelapan mungkin telah menghancurkan agama Kristen ortodoks di Eropa. Serbuan kaum barbar di abad ke-5 dan ke-6 menghancurkan kekaisaran Romawi disana. Eropa menjadi daerah primitif, reruntuhan periode Romawi menjadi masa lalu yang dimilki ras barbar, yang saat itu memiliki pencapaian yang menakjubkan. Budaya kekaisaran lenyap bersama sebagian besar kearifan dari masa kuno. Rakyat bahkan tidak dapat bertani secara memadai dan pemukiman-pemukiman mereka yang rapuh tersapu bersih oleh siklus kelaparan, banjir dan penyakit yang tak kunjung habis. Di Eropa daerah selatan, agama Kristen peninggalan dari masa kuno berhasil bertahan. Di perbatasan biara-biara, para rahib atau pendeta berhasil menjaga tulisan-tulisan dari beberapa bapak gereja dan sedikit teks klasik. Para Paus mengirim para misionaris ke kerajaan-kerajaan barbar di utara pegunungan Alpen dan mencapai beberapa keberhasilan yang patut diperhitungkan. Mereka berhasil mengalihkan kaum anglo-saxon di Inggris dan kaum Frank dari Gaul ke agama Kristen Romawi. Tapi kedua kaum itu sebagian besar buta huruf dan tak terdidik. Keimanan mereka sering kali merupakan campuran membingungkan antara ajaran Kristen dan gagasan-gagasan pagan. Namun, Eropa memiliki tetangga Kristen yang kuat. Walaupun kekaisaran telah dihancurkan di Barat, bagian timur kekaisaran yang beribukota konstantinopel tetaplah utuh dan oleh orang Eropa saat itu dikenal dengan Byzantium dan bagi kaum muslim disebut dengan Rum. Kaisar konstantinopel yang menjadi kepala gereja dan Negara, adalah keturunan para kaisar Romawi. Ia masih memerintah dalam Negara yang kuat dan terpusat serta bertempur dengan mahir dalam operasi diplomatik dan militer yang hebat untuk menjaga agar tentara Islam tidak bergerak mendekat. Sebagai satu-satunya kekaisaran yang tersisa, ia menjadi penguasa Itali, yang belum diamasuki sama sekali oleh kaum Barbar. Sang kaisar memiliki pusat pemerintahan di Revanna. Karena itu, kekaisaran yunani Byzantium menikmati keberlanjutan yang tak terputus dan menjadi satu-satunya tempat agama Kristen kuno dari kekaisaran Romawi dapat bertahan hidup di dunia. Menariknya, para pemeluk Kristen yang dulunya kaumbarbar diantara kaum anglo-saxon dan kaum Frank secara khusus adalah para pembela ritus latin dan mereka amat gelisah. Menurut mereka, Barat tidak boleh menjadi sekedar pos luar gereja ortodoks yunani Byzantium. Mereka merasa tersinggung dengan cara orang-orang yunani yang jelas-jelas memandang rendah mereka dan mereka juga benci pada fakta bahwa romawi satu-satunya kejayaan yang tertinggal di Eropa, harus didominasi oleh Byzantium, dan bahwa disana lebih banyak yang berbicara bahasa yunani daripada bahasa latin. Para pemeluk Kristen Barat tidak ingin menciptakan gereja yang terpisah. Mereka sekedar ingin diperlakukan dengan rasa hormat dan dimuliakan. Sementara itu, para paus melihat bahwa para kaisar Byzantium cenderung menyaingi klaim mereka sebagai pemimpin tertinggi gereja. Ketika pada than 729, kaisar ternyata berani mengirim instruksi kepada Paus Gregory II mengenai masalah-masalah doctrinal, Paus mengamuk dam memobilisasi dalam semangatnya gereja-gereja barat untuk melawan saudara yunani mereka yang mulia. Pada saat itu mereka tidak menampakan sikap permusuhan khusus kepada kaum muslim, mereka begitu menyukai kedutaan Harun Arrosyid, khalifah Baghdad. Konon sultan Harun telah mengangkat Charlemagne sebagai pelindung tempat-tempat suci Kristen di yerussalem. Pada masa itu musuh barat bukanlah Islam melainkan oaring-orang Byzantium. Utusan orang Byzantium digambarkan sebagai orang terampil tetapi bodoh dan jelas tidak sebanding dengan kaum frank. Seorang pencatat sejarah yang digelari Notger the Stammerer yang menulis pada tahun 885, bercerita dengan penuturan yang cukup menyakitkan tentang orang-orang yunani di istana Charlemagne dan menampakan kaum yunani tergilas dan tertelan oleh kemewahan saingan Barat mereka. Seiring dengan Eropa yang menampakan kemerdekaan yang baru dan rapuh ini, mereka menyiapkan diri secara agresif melawan gereja timur dan memandang Byzantium sebagai musuh alamiah dari identitas Barat yang sedang berusaha keras di bangun itu. Kira-kira dua puluh tahun sebelimnya, orang-orang Turki Saljuk yakni suku barbar yang telah memeluk Islam, membanjiri Asia kecil yang menjadi bagian kekaisaran Byzantium dan telah mengambil bagian besar wilayah Kristen. Sejak saat itu kekuasaan Turki melemah dan kekaisaran mereka terkoyak-koyak oleh perseterua internal dan persaingan dintara para Amir dan Pangeran. Alexius telah membuat kemajuan besar baik dalam perang maupun dalam diplomasi cerdas, dengan mempermainkan satu pemimpin muslim agar berseteru dengan pemimpin muslim lainnya. Sedikit saja dilakukan operasi perang yang penuh semangat, maka ini akan menuntaskan masalah orang-orang turki. Tetapi ia benar-benar tidak punya prajurit yang cukup dan untuk itu ia meminta bantuan Paus. Jelaslah bahwa ini menjadi proyek bagi keinginan Urban untuk membebaskan daerah Kristen dari kaum Muslim. Proyek ini akan memperluas kekuasaan gereja barat sacara dramastis, walaupun alexius bersikeras bahwa semua negeri yang ditaklukan oleh prajurit Barat harus dikembalikan pada dirinya. Telah terjadi pelanggaran yang serius dalam hubungan antara gereja timur dan barat semenjak sengketa tentang sifat kekuasaan kepausan pada tahun 1054, dan urban memandang permintaan bantuan militer ini sebagai kesempatan untuk memperluas kekuasaan kepausan gereja lebih kokoh lagi di Byzantium yang telah terlalu lama tidak cukup menghormati gereja barat yang sedang bangkit. Proyek ini juga akan membuat hubungan antara roma dan konstantinopel menjadi lebih baik. Urban setuju bahwa ia akan mendorong para ksatria Eropa untuk membawa pasukan mereka ke Timur, dan ketika pada Bulan November 1095 ia berbicara pada konsili Clermont, sebuah dewan bagi gerakan kedamaian Tuhan, ia menyerukan perang Salib pertama.

Masa Perang Salib

Pada tanggal 25 November 1095, di konsili Clermont, paus urban II menyerukan perang salib pertama. Bagi Eropa Barat, seruan itu merupakan peristiwa penting dan menentukan. Berkhotbah dihadapan kerumunan pendeta, ksatria dan orang-orang miskin, paus urban menyerukan perang suci melawan Islam., orang-orang turki saljuk jelas Paus urban adalah Ras barbar dari Asia Tengah yang baru saja menjadi Muslim, yang telah menyerbu hingga Anatolia di Asia Kecil dan mencaplok negeri-negeri ini dari Byzantium Kristen. Paus urban mendesak para ksatria Eropa untuk berhenti berkelahi sesame mereka sendiri dan membulatkan niat bersama untuk memerangi kaum muslim. Orang-orang turki itu, teriak Paus Urban adalah ” ras yang terkutuk, ras yang sungguh-sungguh jauh dari tuhan, orang-orang yang sungguh hatinya tidak mendapat petunjuk dan jiwanya tidak diurus oleh tuhan,” Membunuh para monster tak bertuhan ini adalah tindakan suci, orang Kristen wajib memusnahkan ras keji ini dari negeri kita.” Jelas Urban dalam pidatonya. Sambutan terhadap seruan Paus Urban itu sungguh luar biasa, dan mereka berangkat untuk memulai peperangan dengan kaum Muslim. Dan jelaslah bahwa perang salib menjawab kebutuhan mendalam kalangan orang Kristen Eropa. Dan dari alasan-alasan diatas, sangat jelas bahwa barat melakukan penetrasi di dunia Islam dengan tujuan untuk merebut kembali kekuasaan dunia kedalam genggaman mereka. Sampai saat ini, sangatlah terasa usaha-usaha Barat non-Muslim untuk selalu melakukan penembusan, walaupun tidak seperti zaman dahulu yang tampak dengan perangnya. Perang salib adalah merupakan tolak ukur yang sangat jelas bagaimana tidak ridhonya Barat dengan kekuasaan kaum muslim.

B.Peradaban Universal Modernisasi dan Westernisasi

  • Makna peradaban universal

kehadiran suatu budaya senantiasa tidak lepas dari kemanusian dan adanya penerimaan secara umum terhadap nilai-nilai,dan orientasi -orientasi ,perilaku-perilaku dan institusi-institusi oleh umat manusia diseluruh dunia. Pertama kehidupan manusia dalam berbagai masyarakat memiliki landasan nilai-nilai tertentu seperti pembunuhan adalah suatu kejahatan ,dan landasan-lndasan kelembagaan tertentu,sebagaimana pelbagai bentuk kekerabatan.Jika dalam sejarah suatu masyarakat memiliki nilai-nilai dan dasar-dasar kelembagaan yang hampir sama maka hal itu akan dapat menjelaskan perilaku manusia ,sekalipun demikian tidak mungkin dapat menyinari atau menerangkan sejarah. Kedua : term”peradaban universal” dapat digunakan untuk menunjuk pd masyarakat –masyarakat yang telah berperadaban ,sebagaimana masyarakat –masyarakat yang hidup menetap di perkotaan dan telah memiliki kemampuan baca tulis,yang dibedakan dr masyarakat yang masih primitif dan barbarian. Ketiga: term”peradaban universal”menunjuk pada berbagai asumsi,nilai-nilai dan doktrin-doktrin yang akhir-akhir ini dijadikan oleh sebagian orang (di)barat dan oleh orang-orang non-barat. Keempat adalah sebuah ide yang di kembangkan adalah bentuk-bentuk (budaya)barat dan kebudayaan populer diseluruh dunia yang kemudian menciptakan sebuah peradaban universal ,akan tetapi argumen ini tidak begitu berarti ,juga tidak relevan .Pada abad-abad sebelumnya ,dunia barat ,secara periodik, membangkitkan antusiasme masyarakat-masyarakat yang berkebudayaan cina dan hindu.Ditimur tengah sebagian besar anak muda lebih suka mengenakan jeans,minum coke,mendengarkan musik rap. Bahasa ,elemen terpenting dari setiap kebudayaan atau peradaban adalah bahasa dan agama.jika sebuah peradaban universal muncul akan dapat kecendrungan munculnya sebuah bahasa dan agma universal .”bahasa dunia adalah bahasa inggris”orang-orang yang merasa perlu untuk berkomunikasi dengan orang (yang berbahasa)lain harus menemukan sarana untuk itu,dan suatu ketikapun mereka membutuhkan orang yang ahlidalam dua atau lebih bahasa yang berperan sebagai interpreter atau penerjemah .Sebab itu muncul pelbagai “lingua Franca” bahasa latin bagi masyarakat kl;asik da masyarakat pada abad pertengahan ,bahasa perancis untuk sejumlah negara-negara barat,swahili disebagian besar afrika ,dan bahasa inggis yang digunakan hampir seluruh Bahasa –bahasa penjuru dunia pada abad pertengahan XX. yang memiliki jumlah pengguna yang paling luas bahasa inggris ,mandarin ,spanyol,prancis,arab,dan rusia.Negara-negara(bahasa) inperial,yang secara aktif menpromosikan bahasa mereka kepada masyarakat –masyarakat (bangsa lain).Dengan ilmu pengetahuan dan kekuatan fiskal mereka meninggalkan suatu warisan penting dalam bidang pendidikan ,pemerintahan,perdagangan ,dan teknologi yang lebih maju”diseluruh penjuru dunia. Agama ,sebuah agama universal memiliki keterkaitan dengan munculnya sebuah bahasa universal,pada akhir abad XX terjadi kebangkitan agama diseluruh dinia.kebangkitan tersebut melibatkan intensifikasi kesadaran keagamaan dan menggejalanya gerakan-gerakan fundamentalis.

  • Sumber-sumber peradaban universal

Konsep peradaban universal sesungguhnya merupakan produk barat “beban orang kulit putih”telah membantu menyejajarkan perluasan dominasi politik dan ekonomi barat terhadap manyarakat –masyarakat non-barat.Universalisme sesungguhnya merupakan ideologi barat yang di coba di terapkan untuk menghadapi (tantangan )kebudayaan-kebudayaan non-barat. Sebuah ide tentang peradaban universal hanya sedikit memperoleh dukungan dari peradaban-peradaban lain.Sekalipun orang-orang non barat melihat apa yang dilihat barat sebagai sesuatu yang bersifat universal .apa yang dipandang oleh orang-orang barat sebagai ancaman yang berbahaya bagi kekuatan global .seperti pembatasan media massa internasional .orang-orang non barat memandangnya sebagai kejahatan inperialisme barat.Ada asumsi :bahwa runtuhnya komunisme soviet berarti akhir dari sejarah dan kemenagan universal demokrasi liberal diseluruh dunia.Tetapi argumen ini berasal dari suatu kesalahan alternatif tunggal yang bertumpu pada perspektif perang dingin yang hanya memberikan satu alternatif bagi komunisme dengan menawarkan demokasi liberal.Asumsi kedua bahwa terjadi interaksi yang semakin interns antara orang-orang yang secara umum berkutat dalam bidang perdagangan ,investasi,pariwisata,media massa,dan telekomunikasi menggerakan sebuah kebudayaan yang bersifat mendunia.Kemajuan-lemajuan dalam bidang transfortasi dan telekomunikasi semakin mempermudah perputaran uang ,barang-barang,orang-orang, pengetahuan, ide-ide,dan berbagai pandangan diseluruh dunia.Dan tentu jalur (hubungan) internasional pun semakin berkembang. Dan kegagalan dalam hubungan perdagangan dan saling komunikasi sesuai dengan dasar-dasar yang di terapkan dalam ilmu sosial membuahkan perdamaian atau parasaan senasib.

  • Barat Dan modernisasi

Modernisasi merupakan proses perubahan yang terjadi secara cepat yang dialami oleh suatu masyarakat primitif menuju masyarakat berperadaban.Itulah munculnya suatu peradaban siglular,yang pertama muncul di lembah Tigris dan Euphrates,lembah nil dan indus sekitar 5000 tahun SM.Sebagaimana umumnya masyarakat-masyarakat yang menuntut pilbagai betuk pendidikan ,pekerjaan,kesejahteraan ,dan stukyur sosial,secara tak terelakkan kebudayaan barat modern pun akan menjelma sebagai “kabudayaan universal” Terdapat perbedaan –perbedaan yang signifikan atara kebudayaan modern dan kebudayaan tradisional.Kebudayaan-kebudayaan modern tidak lagi merasa perlu untuk saling tergantung satu sama lain,berbeda halnya dengan kebudayaan-kebudayaan tradisional.Sebuah dunia yang didalamnya terdapat pelbagai masyarakat yang sepenuhnya telah modern sekaligus dihuni oleh masyarakat-masyaakat yang masih tradisional akan lebih homogen di banding dengan sebuah dunia yang seluruh masyarakatnya telah berada dalam tingkatan modernitas yang tinggi.

Barat dan modernisasi :Tanggapan-tanggapan

Ekspansi barat mampu menawarkan modernisasi maupun westernisasi bagi masyarakat-masyarakat non barat.tokoh-tokoh politik dan intelektual dari masyarakat-masyarakat tersebut memberikan reaksi terhadap pengaruh barat melalui satu atau lebih dari tiga cara.Penolakan sejak tahun 1542 hingga pertengahan abad XIX,Jepang merupakan negara yang secara terang –terangan menolak barat.mereka hanya menerima bentuk-bentuk modernisasi tertentu ,seperti penggunaan senjata api dan kebudayaan barat ,terutama agama kristen ,sangat dibatasi. Kemalisme.tanggapan kedua yang diterapkan terhadap barat adalah apa yang oleh Toynbee,disebut herodianisme,yang mencakup modernisasi maupun westernisasi. Modernisasi ,tidak berarti westernisasi .masyarkat-masyarakat non barat dapat saja melakukan modernisasi sekaligus mengadopsi nilai-nilai institusi-institusi ,dan praktek –parktek barat tanpa meninggalkan kebudayaan mereka sendiri.

PENUTUP

Pada masa sekarang, penetrasi yang dilakukan barat di dunia islam bukanlah lagi dengan peperangan seperti tercetusnya perang salib, tetapi penetrasi di bidang ekonomi, poltik, social, dan budaya sehingga infra struktur dan supra struktur kehidupan masyarakat di pengaruhi dan akhirnya dengan sendirinya kita mengikutu gaya barat yang terasa sudahlah sangat benar untuk diterapkan dalm kehidupan bermasyarakat, dan kita tidak sadar bahwa kita sedang meminum racun untuk kematian kita sendiri. Yang bisa kita lakukan adalah kembali kepada apa yang kita percayai sebagai pedoman hidup yaitu Al-Quran untuk lebih memahami dan tidak termakan oleh kerasnya usaha penetrasi yang dilakukan Barat untuk menghancurka umat Islam.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.